Rabu, 13 Maret 2013

CARA MENGUKUR BERAT BADAN IDEAL

 BMI atau body mass index seseorang, diukur berdasarkan berat dan tinggi badan. Perhitungan ini dilakukan untuk mengetahui apakah berat badan seseorang underweight (di bawah normal), normal, overweight (di atas normal), atau obese (jauh di atas normal). BMI tidak diukur berdasarkan jenis kelamin ataupun usia. BMI juga tidak bisa dihitung jika orang tersebut dalam keadaan hamil, pada olahragawan, dan anak-anak, karena mereka masih dalam tahap tumbuh kembang.

Rumus perhitungan BMI adalah:


berat badan : (tinggi badan/100)2
Sebagai contoh, jika berat badan seseorang 50 kg dan tinggi badannya 160 cm, cara menghitung BMI-nya sebagai berikut:
BMI = 50 dibagi (160/100)2 = 50:2,56 = 19,53

Jika hasil perhitungannya di bawah 17, orang tersebut dikatakan underweight. Jika angkanya antara 18 hingga 21, maka indeks massa tubuhnya normal. Jika angkanya di atas 25, orang tersebut overweight, dan jika di atas 29 artinya orang tersebut sudah mengalami obesitas.

Underweight
Underweight atau berat badan dibawah normal bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti faktor genetik, mengalami penyakit tertentu (misalnya diabetes), kekurangan nutrisi, atau mengalami gangguan pola makan seperti anoreksia ataupun bulimia. Agar berat badan bisa kembali normal, hal pertama yang harus dilakukan ialah mencari apa yang menjadi penyebabnya, misalnya jika ternyata orang tersebut mengalami anoreksia atau diabetes, gangguan tersebut harus disembuhkan lebih dulu.

Normal weight
Pertahankan berat badan yang normal dengan menjaga asupan Anda. Konsumsilah protein, lemak dan karbohidrat secukupnya, perbanyak makan sayuran, buah, dan banyak minum air putih, setidaknya 8 gelas sehari. Air amat dibutuhkan, karena 90% tubuh terdiri dari air. Dengan jumlah air yang cukup, lambung akan merespon dengan memberikan rasa kenyang, sehingga bisa membantu menekan selera makan.

Olahraga dan istirahat yang cukup juga diperlukan. Istirahat yang baik ialah dengan tidur nyenyak 5-8 jam di malam hari. Jika Anda mendengkur saat tidur atau sering terbangun, artinya tidur Anda kurang berkualitas. Hindari begadang karena justru akan membuat tubuh menjadi gemuk, karena metabolisme tubuh Anda yang seharusnya beristirahat, malah bekerja.

Overweight dan obese
Kegemukan diawali dengan pola makan yang tidak sehat, misalnya terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung protein hewani (seperti daging merah) dan yang tinggi karbohidrat (seperti nasi, mi, dan pasta).
“Lemak yang menumpuk, terutama di sekitar pinggang, bisa memicu banyak penyakit, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan kolesterol, dan asam urat. Penyakit-penyakit tersebut bisa menyebabkan terbentuknya plak pada pembuluh darah yang akan memicu penyakit jantung koroner”, ujar dr. Witri Rahmania.

Jika Anda mengalami kelebihan berat badan, segera turunkan secara perlahan dan bertahap. Yang paling penting adalah dengan menjaga pola makan, yaitu mengurangi karbohidrat, mengonsumsi lebih banyak serat, banyak minum air putih, dan berolahraga secara teratur.


BIAR TIDAK GAMPANG SAKIT, CUKUPI 3 MINERAL BERIKUT INI :
Tantangan dalam kehidupan, baik itu pekerjaan, pendidikan, dan masalah ekonomi yang kerap muncul sebagai bentuk permasalahan hidup bisa menjadi penyebab stres berkepanjangan.
 


Kondisi ini tentu menjadi ujian bagi kesehatan tubuh, mengingat daya tahan tubuh cenderung menurun saat berada dalam kondisi stres. Hasilnya, tubuh jadi gampang sakit dan tidak bisa menjalankan aktivitas secara optimal.
Selain membutuhkan vitamin dan istirahat cukup, tubuh juga membutuhkan mineral penting saat berada dalam kondisi stres. Berikut 3 di antaranya:

Kalsium

Kalsium secara luas telah diakui memiliki manfaat dalam tubuh Anda untuk membantu pertumbuhan dan juga menjaga tulang dan gigi agar tetap kuat. Selain itu, kalsium juga ternyata memiliki manfaat lain bagi tubuh yang tidak diketahui oleh banyak orang, seperti:
  • Membantu perluasan otot dan pembuluh darah
  • Membantu pembekuan darah
  • Membantu sekresi hormon dan enzim
  • Sebagai pengirim pesan melalui sistem saraf.
Tubuh Anda tidak dapat memproduksi kalsium sendiri. Untuk mendapatkannya, Anda harus memasukkan makanan berkalsium ke dalam daftar diet Anda. Pastikan Anda mengonsumsi cukup kalsium, jika asupan kalsium Anda tidak tercukupi, maka tubuh Anda mengambil cadangan kalsium dari tulang dan gigi. Seiring waktu, kekurangan kalsium membuat tulang anda rapuh, keropos, mudah patah, dan bahkan Anda terancam kondisi serius yang dikenal sebagai osteoporosis.
Beberapa sumber kalsium yang bisa Anda konsumsi adalah, susu, keju, yogurt, sayuran berdaun hijau, jenis ikan tertentu, termasuk salmon dan sarden, kedelai dan olahannya dan masih banyak lagi. Anda juga bisa mendapatkan kalsium dari suplementasi kalsium yang banyak beredar di pasaran.

Magnesium

Magnesium sangat penting untuk kesehatan jantung Anda. Kebutuhan tubuh Anda untuk magnesium jauh lebih banyak daripada kalsium. Hebatnya, tubuh Anda menggunakan magnesium untuk lebih dari 300 reaksi biokimia! Mineral ajaib ini bermanfaat untuk:
  • Membantu mengontrol kontraksi dan relaksasi otot jantung dan otot lainnya
  • Mempertahankan fungsi saraf normal, dan mengatur kadar gula darah
  • Membantu tubuh Anda memproduksi protein dan energi
  • Mempertahankan tulang yang kuat dan untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat.
Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan asupan magnesium yang cukup adalah dengan mengonsumsi sayuran terutama yang berwarna hijau tua, seperti bayam. Sumber magnesium lainnya termasuk almond, kacang mete, dan kedelai.

Kalium

Seperti halnya kalsium dan magnesium, kalium telah terbukti dapat membantu melawan tekanan darah tinggi. Kalium diklasifikasikan sebagai elektrolit ketika sudah berada di dalam tubuh. Kalium membantu tubuh Anda melakukan proses metabolisme. Fungsi kalium antara lain:
  • Membantu menciptakan protein dan memecah karbohidrat dalam tubuh anda
  • Membantu pembangunan dan pertumbuhan otot tubuh yang tepat
  • Membantu mengatur keasaman darah Anda
  • Berperan penting dengan fungsi setiap jaringan, sel tunggal, dan organ di seluruh tubuh Anda.
Kalium dapat ditemukan dari hampir semua jenis daging, seperti daging ayam dan beberapa jenis ikan seperti salmon, cod, dan sarden.
Bagi Anda yang vegetarian, sayuran juga merupakan sumber kalium yang baik termasuk brokoli, kacang polong, tomat, kentang, ubi jalar, dan kedelai. Beberapa buah-buahan juga mengandung kalium, antara lain: jeruk, melon, pisang, kiwi, plum, dan aprikot.
Mineral merupakan nutrisi yang sangat penting bagi tubuh untuk memaksimalkan fungsi dan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, pastikan 3 mineral penting di atas selalu ada dalam menu makan Anda. Salam sehat. (dan)